Kamis, 27 Februari 2020

Tempat Pembuatan dan Pengolahan Pupuk Organik Masaro di Bandung dan Cirebon






Manfaat Asam Amino untuk tanaman

1. Memperbaiki resistensi stress tanaman

stres seperti suhu tinggi, kelembaban rendah, serangan hama, hujan es dan banjir memiliki efek negatif pada metabolisme tanaman, mengakibatkan penurunan kualitas dan kuantitas tanaman. Pemberian asam amino sebelum, selama dan setelah kondisi stres memiliki efek mencegah dan memulihkan


2. Meningkatkan fotosintesis

Glisin dan asam glutamat membantu meningatkan konsentrasi klorofil dalam tanaman yang mengarah ke tingkat fotosintesis yang lebih tinggi. ini membuat tanaman tumbuh cepat dan subur.


3. Memudahkan penyerapan nutrisi

Asam glutamat menjaga terbukanyan struktur sel stoma yang mengontrol keseimbangan air tanaman, penyerapan unsur hara makro dan mikro, serta penyerapan gas.


4. Meningkatkan kesuburan tanaman

Prolin meningkatkan kesuburan serbuk sari. Lisin, metionine dan asam glutamat penting dalam aktivitas penyerbukan.


5. Memperbaiki struktur tanah

Metionin merupakan aktivator faktor pertumbuhan yang menstabilkan dinding sel tumbuhan  dan memperbaiki kesburan dan struktur tanah di sekitar akar tanaman


6. Meningkatkan kualitas tanaman

a. Asam glutamat dan asam aspartat membangkitkan asam amino lain
b. Prolin berperan penting dalam menjaga keseimbangan air taman, memperkuat dinding sel sedemikian rupa sehingga  terjadi peningkatan resistensi terhadap kondisi iklim yang tidak diinginkan.
c. Alanin, valin dan leusin meningkatkan kualitas buah
d. Histidin membantu pematangan buah dengan tepat

Perbandingan Pupuk Masaro dan Keunggulannya






















Selasa, 18 Februari 2020

John Morciglio Recumbents

Contact
http://www.thundervoltman.com/
kmorciglio@comcast.net

LBR Vid:




List:
  1. Apache
  2. Arrowhead
  3. Delta trike
  4. Hammerhead
  5. Handcycle
  6. Kodiak
  7. Magic
  8. Raptor
  9. M1
  10. VRX TT









Senin, 17 Februari 2020

Kandungan Asam Amino Pupuk Masaro

Kandungan Asam AminoPupuk Masaro


1. Glisin
2. Alanin
3. Arginin
4. Asam aspartat
5. Asam glutamat

6. Fenilalanin
7. Histidin
8. Isoleusin
9. Leusin
10. Lisin

11. Metionin
12. Prolin
13. Senin
14. Sistin
15. Treonin

16. Tirosin
17. Triptofan
18. Valin

Cara Pemakaian Pupuk Masaro Untuk Kelapa Sawit

Cara Pemakaian Pupuk Masaro Untuk Kelapa Sawit

A. Pemupukan Bulan pertama :
1. Tanam batang bambu berujung runcing (diameter 5-10 cm, panjang 40 cm) dengan kedalaman 30 cm
2. Jarak btang bambu dan pohon 20 cm. Pohon besar memerlukan 4-6  batang bambu, sementara pohon yang baru ditanam
3. Pemupukan ke tanah dengan dosis 1 tutup botol pupuk dicampur 1 L air, lalu dituangkan ke batang bambu yang telah ditanam
4. Pemupukan ke daun dengan dosis 1/2 tutup botol pupuk dicampur 1 L air
5. Waktu pemupukan bisa seperti palawija :
. Setelah 7 hari penanaman
5a. Penyemprotan ke tanah pada minggu pertama (dekat tanaman) dengan dosis 1 tutup botol dicampur 1 L air
5b. Penyemprotan ke permukaan bawah daun secara merata pada pagi hari (jam 6.00-7.00) dengan dosis 1 tutup botol dicampur 1 L air
5c. Minggu-minggu berikutnya diselang seling antara no.1 dan no.2
atau pemupukan daun dan tanah bersamaan

B. Pemupukan Bulan Kedua
1. Pemupukan daun dan tanah bersamaan sekali tiap 15 hari hingga tanah subur dengan dosis 1 tutup botol dicampur 1 L air

C. Jika tanah sudah subur
1. Pemupukan daun dan tanah bersamaan sekali tiap satu bulan dengan dosis 1 tutup botol dicampur 1 L air

Cara Pemakaian Pupuk Masaro Untuk Buah-buahan

Cara Pemakaian Pupuk Masaro Untuk Buah-buahan


1. Tanam batang bambu berujung runcing (diameter 5-10 cm, panjang 40 cm) dengan kedalaman 30 cm
2. Jarak btang bambu dan pohon 20 cm. Pohon besar memerlukan 4-6  batang bambu, sementara pohon yang baru ditanam
3. Pemupukan ke tanah dengan dosis 1 tutup botol pupuk dicampur 1 L air, lalu dituangkan ke batang bambu yang telah ditanam
4. Pemupukan ke daun dengan dosis 1/2 tutup botol pupuk dicampur 1 L air
5. Waktu pemupukan bisa seperti palawija :
. Setelah 7 hari penanaman
5a. Penyemprotan ke tanah pada minggu pertama (dekat tanaman) dengan dosis 1/2 tutup botol dicampur 1 L air
5b. Penyemprotan ke permukaan bawah daun secara merata pada pagi hari (jam 6.00-7.00) dengan dosis 1/2 tutup botol dicampur 1 L air
5c. Minggu-minggu berikutnya diselang seling antara no.1 dan no.2

atau pemupukan daun dan tanah bersamaan