dari milis FLP
Release: FLP Tolak Pelecehan Terhadap Pecinta Buku
Posted by: "Yons" senjakarta@gmail.com freelance_corp
Date: Sun Nov 27, 2011 8:19 pm ((PST))
Acara Indonesia Book Fair (IBF), bagi penerbit dan pecinta buku telah menjadi acara rutin tahunan. Ajang ini adalah momentum bagi bertemunya para pecinta buku, penulis, sekaligus promosi bagi para penerbit buku untuk secara langsung menyapa pembaca. Namun, tahun 2011 ini acara rutin tersebut telah digeser secara semena-mena oleh penguasa (Presiden SBY) padahal tempatnya jelas berbeda.
Dalam pengumumunnya, panitia IBF 2011 menginformasikan bahwa IBF yang diadakan di Istora Senayan Jakarta tanggal 26 November yang jatuh hari Sabtu, diliburkan karena pada hari/tanggal tersebut ada acara kenegaraan yang berlangsung di Gedung JCC. Kita semua tahu, acara yang disebut acara kenegaraan itu sebenarnya acara pribadi presiden yang menikahkan anaknya.
Atas dasar itu pihak istana menggeser acara pameran buku itu dengan semena-mena sehingga banyak menimbulkan kekecewaan bagi para pengunjung dan pecinta buku pada umumnya.
Alasan bahwa liburnya IBF 2011 pada tanggal 26 November telah dikoordinasikan karena ada acara pernikahan tidak dapat diterima. Sebab, IBF 2011 merupakan acara rutin yang tanggal penyelenggaraannya biasanya sudah ditentukan satu tahun sebelumnya.
Pihak istana mungkin berpikiran acara pameran buku bukan sesuatu yang penting. Jadi enteng saja menggeser acara semaunya. Tapi, bagi dunia perbukuan dan penerbitan, peristiwa ini adalah tragedi. Sebuah wajah nyata pelecehan terhadap para pecinta buku telah dipertontonkan.
Mensikapi hal tersebut, Badan Pengurus Pusat (BPP) Forum Lingkar Pena (FLP) Pusat yang membawahi 29 wilayah, 130 cabang dengan lebih dari 5000 anggota di dalam maupun luar negeri, menyatakan keprihatinan mendalam terhadap tindakan semena-mena tersebut. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa pemerintahan SBY lebih mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan rakyatnya. Juga menegaskan ketidakberpihakan pemerintah dalam memajukan dunia literasi di Indonesia.
FLP berharap semua pemimpin bangsa baik dari tingkat bawah sampai atas, benar-benar peduli pada dunia perbukuan, sebab hal ini adalah bagian dari dunia pendidikan yang ikut menentukan nasib baik Indonesia ke depan.
Jakarta, 28 November 2011
Setiawati Intan Savitri
Ketua Umum FLP Pusat
CP: Humas FLP Pusat (Yons Achmad) 021 9487 1657 atau redaksiflp(at)gmail.com
Senin, 28 November 2011
Senin, 14 November 2011
Lexapro dan Citalopram
dari sini, baca yang lengkapnya disitu
http://www.jimplagakis.com/?p=4830
Ini kasus di AS,
Ini kasus penukaran obat anti depresan, Lexapro, suatu obat paten yang jauh lebih mahal dan "diciptakan" dengan mengubah sedikit dari obat sebelumnya (celexa, yang isinya juga Citalopram) dijual dengan harga yang lebih tinggi dan marketing yang "ga bener"
Marketing yang "ga bener" ini udah sampai senat, yang ngeluarin dokumen berhalaman 88 yang menjelaskan soal marketing yang ga bener ini. judulnya Lexapro Fiscal 2004 Marketing Plan,
Oleh perusahaannya, Forest serta konsultannya, Lexapro dianggap sebagaio obat yang superior, namun kliam ini tak dibuktikan secara statistik, dan FDA juga tidak mengharuskannya, karena menganggap Celexa dan Lexapro sama.
Banyak dokter menganggap Lexapro lebih baik, tapi tunggu dulu, banyak kritik yang mengaggap mereka bilang begitu karena dibayar oleh industri. sampai2 di link yang opik kasih, si med rep datang ke farmasisnya karena merasa dirugikan sebab farmasisnya menganjurkan pasiennya nuker obat ke citalopram yang jauh, jauuuh lebih murah, sehingga dokter terpaksa menurut.
Berapa uang yang dihabiskan untuk marketing ini? 34 juta dolar ke 2000 dokter.
dan tak sampai disitu, bahkan ada tuntutan hukum pada industri Forest tersebut karena menganggap industri melakukan marketing ilegal pada dokter agar obat tersebut dan celexa diberikan pada anak-anak.
Dan amrketingnya gila2an, pemberian uang pada dokter oleh Forest pada tahun 2008 hanya bisa dilampaui oleh Eli Lilly, Pfizer, Novartis dan Merck — perusahaan yang penjualan tahunannya 5-10x dari Forest
http://www.jimplagakis.com/?p=4830
Ini kasus di AS,
Ini kasus penukaran obat anti depresan, Lexapro, suatu obat paten yang jauh lebih mahal dan "diciptakan" dengan mengubah sedikit dari obat sebelumnya (celexa, yang isinya juga Citalopram) dijual dengan harga yang lebih tinggi dan marketing yang "ga bener"
Marketing yang "ga bener" ini udah sampai senat, yang ngeluarin dokumen berhalaman 88 yang menjelaskan soal marketing yang ga bener ini. judulnya Lexapro Fiscal 2004 Marketing Plan,
Oleh perusahaannya, Forest serta konsultannya, Lexapro dianggap sebagaio obat yang superior, namun kliam ini tak dibuktikan secara statistik, dan FDA juga tidak mengharuskannya, karena menganggap Celexa dan Lexapro sama.
Banyak dokter menganggap Lexapro lebih baik, tapi tunggu dulu, banyak kritik yang mengaggap mereka bilang begitu karena dibayar oleh industri. sampai2 di link yang opik kasih, si med rep datang ke farmasisnya karena merasa dirugikan sebab farmasisnya menganjurkan pasiennya nuker obat ke citalopram yang jauh, jauuuh lebih murah, sehingga dokter terpaksa menurut.
Berapa uang yang dihabiskan untuk marketing ini? 34 juta dolar ke 2000 dokter.
dan tak sampai disitu, bahkan ada tuntutan hukum pada industri Forest tersebut karena menganggap industri melakukan marketing ilegal pada dokter agar obat tersebut dan celexa diberikan pada anak-anak.
Dan amrketingnya gila2an, pemberian uang pada dokter oleh Forest pada tahun 2008 hanya bisa dilampaui oleh Eli Lilly, Pfizer, Novartis dan Merck — perusahaan yang penjualan tahunannya 5-10x dari Forest
Kamis, 20 Oktober 2011
Teman-temanku
Kali ini mau bikin daftar siapa aja teman yang diingat dari masa kecil dulu
Pertama2, tentu saja di Inggris, disana ada anak2 dari indonesia dan malaysia juga, opik kenal supreme takwim, terus Imran beserta saudaranya yang banyak jadi ga apal (ada Iqbal dll), turs ada Tika, satu-satunya cewek yang diingat, lalu Dias, teru siapa lagi ya...?
klo di sekolah di Inggris, opik ingat tuh wali kelas Miss Read, ada Usman, Amy, lalu ada Ben, opik juga sahabat dekat ama Usman.
Abis itu pulang ke Indonesia, padahal mau ke kelas 3 waktu itu, sayang juga karena ga ngerti apa2, jadi perpisahannya ga disiapin dengan baik, opik masih ingat ketika berjingkrak dan bergembira ria ketika naik kelas 3 dan sekelas dengan Usman serta beberapa teman yang lain, sayang opik ga pernah masuk.
Terus di Indonesia, yah paling kenal dari keluarga dekat dulu, ya sespupu2 dan saudara2, temen benerannya baru dapat ketika masuk SD Bina harapan di Bandung, ada Donald, Iwan, Adit, Ega, Yogi, Asep, Brian (masih temenan sampai sekarang), Dimas klo perempuannya paling ingat Suci aja, ada dua lagi sih yang ingat yaitu nadia ama Fitri tapi ragu namanya bener atau nggak.
Terus masuk SD Darul Hikam pas kelas 5 ampe klas 6, disini ketemu Dwiki, Opik, Roby, Dyan, adit, Adinda, U-Z dll, sebenarnya sih opik masih ingat wajah tapi suka lupa nama, apalagi yang cewek
Abis itu masuk SMP 5, disana ketemu banyak orang, Adit (napa sih namanya banyak banget yang Adit?) Ivan, Tomi, Bintang, Adunk, Iqrar, Rezandi, Vepoy, Aji, Fahmi, Bargez, Rudi, Erik, Edrik, Desilia (ni opik ingat sebagai cewek tae kwon do yang suka main bola), Jaka Maulana dan Jaka Maulana S, Dede Rizki, Amanda, Dame, dll
Nah, Ketika masuk SMA 5, pergaulan mulai berubah sejak opik masuk keamanan 5 dan Destroyer, pokoknya cara bergaul berubah, dan opik mulai lebih bebas dan terbuka kepada teman2, kini teman2 opik bukan orang yang sekedar kenal aja tapi juga yang benar2 bergaul
klo SMA sih, rasanya semua jadi teman, bahkan bisa kenal ampe 2-3 tingkat di atas, jadi ga usah disebutin, soalnya teman seangkatqan meski ga kenal benar juga tahu.
samapai sini dulu ya, untuk teman2 kuliah nanti saja
Pertama2, tentu saja di Inggris, disana ada anak2 dari indonesia dan malaysia juga, opik kenal supreme takwim, terus Imran beserta saudaranya yang banyak jadi ga apal (ada Iqbal dll), turs ada Tika, satu-satunya cewek yang diingat, lalu Dias, teru siapa lagi ya...?
klo di sekolah di Inggris, opik ingat tuh wali kelas Miss Read, ada Usman, Amy, lalu ada Ben, opik juga sahabat dekat ama Usman.
Abis itu pulang ke Indonesia, padahal mau ke kelas 3 waktu itu, sayang juga karena ga ngerti apa2, jadi perpisahannya ga disiapin dengan baik, opik masih ingat ketika berjingkrak dan bergembira ria ketika naik kelas 3 dan sekelas dengan Usman serta beberapa teman yang lain, sayang opik ga pernah masuk.
Terus di Indonesia, yah paling kenal dari keluarga dekat dulu, ya sespupu2 dan saudara2, temen benerannya baru dapat ketika masuk SD Bina harapan di Bandung, ada Donald, Iwan, Adit, Ega, Yogi, Asep, Brian (masih temenan sampai sekarang), Dimas klo perempuannya paling ingat Suci aja, ada dua lagi sih yang ingat yaitu nadia ama Fitri tapi ragu namanya bener atau nggak.
Terus masuk SD Darul Hikam pas kelas 5 ampe klas 6, disini ketemu Dwiki, Opik, Roby, Dyan, adit, Adinda, U-Z dll, sebenarnya sih opik masih ingat wajah tapi suka lupa nama, apalagi yang cewek
Abis itu masuk SMP 5, disana ketemu banyak orang, Adit (napa sih namanya banyak banget yang Adit?) Ivan, Tomi, Bintang, Adunk, Iqrar, Rezandi, Vepoy, Aji, Fahmi, Bargez, Rudi, Erik, Edrik, Desilia (ni opik ingat sebagai cewek tae kwon do yang suka main bola), Jaka Maulana dan Jaka Maulana S, Dede Rizki, Amanda, Dame, dll
Nah, Ketika masuk SMA 5, pergaulan mulai berubah sejak opik masuk keamanan 5 dan Destroyer, pokoknya cara bergaul berubah, dan opik mulai lebih bebas dan terbuka kepada teman2, kini teman2 opik bukan orang yang sekedar kenal aja tapi juga yang benar2 bergaul
klo SMA sih, rasanya semua jadi teman, bahkan bisa kenal ampe 2-3 tingkat di atas, jadi ga usah disebutin, soalnya teman seangkatqan meski ga kenal benar juga tahu.
samapai sini dulu ya, untuk teman2 kuliah nanti saja
Hal2 yang spontan dilakukan
Main bola terus tiap abis ashar di lapangan gang 4,
ngelap dan ngeringin lapangan, meski sendirian
bantuin orang pas mau naik bukit di deket rumah
jingkrak2 dan jelalatan kemana-mana tanpa sadar
itu adalah beberapa hal yang pernah dilakukan opik pas masih muda dulu, yah, pas sd ampe SMA, dan masih nampak bekasnya sekarang, beberapa yang lain misalnya
- ngucapin salam dengan semangat dan panjangnya pas nyampe rumah
- manjat2 pohon kersen buat ngambil buahnya
-main di gunung lumpur
-hujan-hujanan dan main di tempat yang banjir
-jalan2 entah kemana, p[okoknya ke atas ke gunung tanpa arah dan coba2 nemuin jalan, entah pakai kaki atau naik motor
-Pas SMA sering tiba2 bergerombo dan jalan2 entah kemana buat sekedar refreshing
dll
wah pokoknya klo dipikir2, emang masa kecil itu paling enak, tanpa beban, dan ngebuat kita bebas ngelakuin apa aja, yah mungkin sedikit nyerempet aturan dan akal sehat, tapi pada akhirnya itu jadi cerita yang Indah.
Dan klo dipikir2, itu juga yang ngebentuk diri kita.
ngelap dan ngeringin lapangan, meski sendirian
bantuin orang pas mau naik bukit di deket rumah
jingkrak2 dan jelalatan kemana-mana tanpa sadar
itu adalah beberapa hal yang pernah dilakukan opik pas masih muda dulu, yah, pas sd ampe SMA, dan masih nampak bekasnya sekarang, beberapa yang lain misalnya
- ngucapin salam dengan semangat dan panjangnya pas nyampe rumah
- manjat2 pohon kersen buat ngambil buahnya
-main di gunung lumpur
-hujan-hujanan dan main di tempat yang banjir
-jalan2 entah kemana, p[okoknya ke atas ke gunung tanpa arah dan coba2 nemuin jalan, entah pakai kaki atau naik motor
-Pas SMA sering tiba2 bergerombo dan jalan2 entah kemana buat sekedar refreshing
dll
wah pokoknya klo dipikir2, emang masa kecil itu paling enak, tanpa beban, dan ngebuat kita bebas ngelakuin apa aja, yah mungkin sedikit nyerempet aturan dan akal sehat, tapi pada akhirnya itu jadi cerita yang Indah.
Dan klo dipikir2, itu juga yang ngebentuk diri kita.
Kamis, 06 Oktober 2011
Apa sih yang dimaksud dengan Homeopathy?
Ini opik dapetin dari situs ini:
http://www.sciencebasedmedicine.org
jadi mohon koreksi klo salah karena ini baru opik reka ulang dari satu sumber saja.
Ada kesalahpahaman yang sangat besar menganai Homeopathy. Homeopathy yang sering "diserang" dan dimaksud oleh mereka yang menulis di situs tersebut bukanlah pengobatan alternatif, herbal, atau menggunakan bahan2 alami sebagai yang selama ini masyarakat awam pahami.
Tapi, Homeopathy yang dimaksud adalah pengenceran "bahan aktif" yang diklaim ada dalam ramuan hingga konsentrasi yang sangat encer. Air atau bahan pengisi, (misalnya bubuk laktosa) akan meningat dan mengambil ingatan/resonansi/vibrasi ajaib dari bahan aktif tersbut, sehingga bisa menyembuhkan.
membingungkan, nih contohnya, produk dari Boiron, dari prancis, salah satu perusahaan homeopathy terbesar didunia
salah satu produknya, Oscillococcinum, mengandung Anas barbariae hepatis et cordis extractum 200CK HPUS. Ini berarti Anas barbariae hepatis et cordis extractum aka ekstrak hati bebek, diencerkan 1/100-nya, dan pengencerannya dilakukan 200x, jadi hasilnya...(0,01)^200 = ...hitung aja sendiri.
dan inilah yang dianggap tidak masuk akal...dalam keadaan yang begitu encer, bahkan keberadaan ekstrak hati bebek itu juga diragukan.
jadi sekali lagi, berhati-hatilah dengan homeopathy ini. mengencerkan suatu bahan hingga sebegitu encernya bagi opik adalah suatu penipuan.
http://www.sciencebasedmedicine.org
jadi mohon koreksi klo salah karena ini baru opik reka ulang dari satu sumber saja.
Ada kesalahpahaman yang sangat besar menganai Homeopathy. Homeopathy yang sering "diserang" dan dimaksud oleh mereka yang menulis di situs tersebut bukanlah pengobatan alternatif, herbal, atau menggunakan bahan2 alami sebagai yang selama ini masyarakat awam pahami.
Tapi, Homeopathy yang dimaksud adalah pengenceran "bahan aktif" yang diklaim ada dalam ramuan hingga konsentrasi yang sangat encer. Air atau bahan pengisi, (misalnya bubuk laktosa) akan meningat dan mengambil ingatan/resonansi/vibrasi ajaib dari bahan aktif tersbut, sehingga bisa menyembuhkan.
membingungkan, nih contohnya, produk dari Boiron, dari prancis, salah satu perusahaan homeopathy terbesar didunia
salah satu produknya, Oscillococcinum, mengandung Anas barbariae hepatis et cordis extractum 200CK HPUS. Ini berarti Anas barbariae hepatis et cordis extractum aka ekstrak hati bebek, diencerkan 1/100-nya, dan pengencerannya dilakukan 200x, jadi hasilnya...(0,01)^200 = ...hitung aja sendiri.
dan inilah yang dianggap tidak masuk akal...dalam keadaan yang begitu encer, bahkan keberadaan ekstrak hati bebek itu juga diragukan.
jadi sekali lagi, berhati-hatilah dengan homeopathy ini. mengencerkan suatu bahan hingga sebegitu encernya bagi opik adalah suatu penipuan.
MP3 player-USB-flashdisk write protected
ini masalah yang suka ditemui banyak orang, dan kini dialamai opik, tepatnya adik opik yang perempuan, adik ketiga.
Data di MP3-playernya ga bisa dikopi maupun dihapus, tulisannya, tentu saja write protected. Karena ga tahu apa yang harus dilakukan, opik surfing internet...tapi hasilnya?...nihil saudara-saudara. cara yang di internet ga ada sampai akhirnya nemuin satu forum yang mengajarkan cara2 yang agak di luar kebiasaan untuk urusan ini...
ternyata eh ternyata, tombol locknya dipasang...jadi begitu tombol lock di mp3-playernya dioffkan, semuanya, langsung beres, ternyata ga perlu repot2 pakai regedit maupun control panel saudara-saudara sekalian.
jadi klo mp3-player yang difungsiin sebagai penyimpan data/USB/flashdisk, liat dulu tombol lock-nya klo tiba2 muncul tulisan Write protected
Data di MP3-playernya ga bisa dikopi maupun dihapus, tulisannya, tentu saja write protected. Karena ga tahu apa yang harus dilakukan, opik surfing internet...tapi hasilnya?...nihil saudara-saudara. cara yang di internet ga ada sampai akhirnya nemuin satu forum yang mengajarkan cara2 yang agak di luar kebiasaan untuk urusan ini...
ternyata eh ternyata, tombol locknya dipasang...jadi begitu tombol lock di mp3-playernya dioffkan, semuanya, langsung beres, ternyata ga perlu repot2 pakai regedit maupun control panel saudara-saudara sekalian.
jadi klo mp3-player yang difungsiin sebagai penyimpan data/USB/flashdisk, liat dulu tombol lock-nya klo tiba2 muncul tulisan Write protected
Selasa, 04 Oktober 2011
Gelut cuman 5 detik
Ini sebenarnya bukan pengalaman opik, tapi pengalaman adik opik. Yang akhirnya sampai pada jkesimpulan, meski di cerita, film, komik, dll, digambarkan bahwa pertarungan itu lama dan bisa berjam-jam, realitanya, pertarungan satu lawan satu itu cuma perlu beberapa detik klo benar2 serius
Hah, kok dia bisa sampai pada kesimpulan begitu? begini ceritanya...
Waktu itu, ada seorang preman yang menghampiri adik opik (namanya fajri) yangs edang mau naik motor. Preman tersebut langsung memegangi kerah baju fajri dan ngancam sambil membentak agar fajri menyerahkan motornya. Pokoknya sangarlah...
tapi alih2 takut, fajri yang ikut ekskul pencak silat tadjimalela langsung gerak refleks. sikutnya ditempatkan di sebelah kiri lengan kanan si preman dan langsung digerakkan ke kanan, mengakibatkan pegangan si preman lepas dari kerah. Tidak berhenti sampai disitu, tangan kiri fajri langsung memegangi leher si preman dengan jempol di sebelah kiri (maksudnya bila ada perlawanan bisa langsung dipelintir, ga kaya cekikan biasa (jempol tangan kiri di kanan) yang kurang kuat klo mau melintir leher).
Ternyata, gerakan sikut yang pertama mengakibatkan tangan si preman patah. Kebetulan ada satpam, dan keduanya langsung dibawa ke pos. Setelah tahu kejadian rincinya, si satpam hendak menyerahkan si preman pada polisi, tapi sama fajri ditahan, diajak berdamai saja, kata fajri "di islam, kan pencuri dipotong tangannya, nah, orang ini kan udah potong tangannya, jadi udah bisa dibilang dia udah dapat balasan, kan ga bagus ngehukum dia lagi." dan akhirnya, masalah dianggap selesai.
Sebelum kejadian ini, fajri meragukan bahwa gerakan refleks yang diajarkan pas ekskul silat bakal berguna, karena lebih terlihat seperti main-main. Begitu juga gelut dan perkelahian, fajri mengira hal-hal seperti ini berlangsung lama. Eh ternyata, gerakan refleks itu berguna banget, dan bisa dibilang membahayakan, terus, gelut itu ga usah lama-alam seperti yang biasa kita lihat di film2 jackie chan, cukup beberapa detik udah selesai.
Nah, setelah kejadian ini, fajri langsung menemui guru pencak silatya dan menceritakan kejadian tersebut. Berdasarkan aturan di ekskul tersebut, penggunaan silat untuk membahayakan orang dapat tabokan 10x, tapi setelahnya, sang guru langsung menepuk-nepuk pundak fajri dan mengatakan, "bagus, bagus", mengindikasikan tindakannya sudah benar.
Tapi kenyataannya begitu, gelut di realita hanya beberapa detik.
Hah, kok dia bisa sampai pada kesimpulan begitu? begini ceritanya...
Waktu itu, ada seorang preman yang menghampiri adik opik (namanya fajri) yangs edang mau naik motor. Preman tersebut langsung memegangi kerah baju fajri dan ngancam sambil membentak agar fajri menyerahkan motornya. Pokoknya sangarlah...
tapi alih2 takut, fajri yang ikut ekskul pencak silat tadjimalela langsung gerak refleks. sikutnya ditempatkan di sebelah kiri lengan kanan si preman dan langsung digerakkan ke kanan, mengakibatkan pegangan si preman lepas dari kerah. Tidak berhenti sampai disitu, tangan kiri fajri langsung memegangi leher si preman dengan jempol di sebelah kiri (maksudnya bila ada perlawanan bisa langsung dipelintir, ga kaya cekikan biasa (jempol tangan kiri di kanan) yang kurang kuat klo mau melintir leher).
Ternyata, gerakan sikut yang pertama mengakibatkan tangan si preman patah. Kebetulan ada satpam, dan keduanya langsung dibawa ke pos. Setelah tahu kejadian rincinya, si satpam hendak menyerahkan si preman pada polisi, tapi sama fajri ditahan, diajak berdamai saja, kata fajri "di islam, kan pencuri dipotong tangannya, nah, orang ini kan udah potong tangannya, jadi udah bisa dibilang dia udah dapat balasan, kan ga bagus ngehukum dia lagi." dan akhirnya, masalah dianggap selesai.
Sebelum kejadian ini, fajri meragukan bahwa gerakan refleks yang diajarkan pas ekskul silat bakal berguna, karena lebih terlihat seperti main-main. Begitu juga gelut dan perkelahian, fajri mengira hal-hal seperti ini berlangsung lama. Eh ternyata, gerakan refleks itu berguna banget, dan bisa dibilang membahayakan, terus, gelut itu ga usah lama-alam seperti yang biasa kita lihat di film2 jackie chan, cukup beberapa detik udah selesai.
Nah, setelah kejadian ini, fajri langsung menemui guru pencak silatya dan menceritakan kejadian tersebut. Berdasarkan aturan di ekskul tersebut, penggunaan silat untuk membahayakan orang dapat tabokan 10x, tapi setelahnya, sang guru langsung menepuk-nepuk pundak fajri dan mengatakan, "bagus, bagus", mengindikasikan tindakannya sudah benar.
Tapi kenyataannya begitu, gelut di realita hanya beberapa detik.
Langganan:
Postingan (Atom)